Pengertian Rekam Medis Manual
Rekam medis manual adalah sistem pencatatan data pasien yang masih menggunakan
media kertas. Seluruh informasi pasien, mulai dari identitas, hasil pemeriksaan, diagnosis, hingga tindakan medis, ditulis dan disimpan dalam map atau berkas fisik.

Sistem ini telah digunakan sejak lama dan masih dijumpai di beberapa rumah sakit atau fasilitas kesehatan dengan keterbatasan teknologi.

Karakteristik Rekam Medis Manual

  • Dicatat secara tertulis oleh tenaga medis

  • Disimpan dalam map atau arsip fisik

  • Membutuhkan ruang penyimpanan besar

  • Rentan rusak, hilang, atau tercecer

Pengertian Rekam Medis Elektronik (RME)
Rekam medis elektronik adalah sistem pencatatan data pasien yang dilakukan secara
digital menggunakan aplikasi atau sistem informasi rumah sakit (SIMRS). Seluruh data pasien tersimpan dalam database dan dapat diakses melalui perangkat komputer atau jaringan internal rumah sakit.

RME menjadi bagian penting dari transformasi digital di sektor kesehatan dan kini semakin dianjurkan penggunaannya.

Karakteristik Rekam Medis Elektronik

  • Dicatat dan disimpan secara digital

  • Terintegrasi dengan sistem rumah sakit

  • Akses data lebih cepat dan real-time

  • Keamanan data lebih terkontrol

Perbedaan Rekam Medis Manual dan Elektronik

Berikut perbandingan antara rekam medis manual dan rekam medis elektronik di rumah sakit:

1. Media Penyimpanan

  • Manual: Menggunakan kertas dan arsip fisik

  • Elektronik: Menggunakan sistem digital dan database

2. Akses Informasi

  • Manual: Membutuhkan waktu untuk mencari berkas

  • Elektronik: Data dapat diakses dengan cepat dan real-time

3. Keamanan Data

  • Manual: Rentan rusak, hilang, atau disalahgunakan

  • Elektronik: Dilengkapi sistem keamanan seperti hak akses, enkripsi, dan audit trail

4. Efisiensi Kerja

  • Manual: Proses administrasi lebih lambat dan berulang

  • Elektronik: Meningkatkan efisiensi kerja tenaga medis dan administrasi

5. Integrasi Data

  • Manual: Data terpisah dan sulit diintegrasikan

  • Elektronik: Terintegrasi dengan layanan lain seperti farmasi, laboratorium, dan billing

6. Ruang Penyimpanan

  • Manual: Membutuhkan ruang arsip yang besar

  • Elektronik: Menghemat ruang fisik secara signifikan

7. Risiko Kesalahan

  • Manual: Tulisan tangan sulit dibaca dan rawan kesalahan

  • Elektronik: Mengurangi kesalahan pencatatan dan duplikasi data

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Rekam Medis Manual

  • Tidak bergantung pada teknologi

  • Mudah digunakan di fasilitas dengan keterbatasan sistem

Kekurangan Rekam Medis Manual

  • Proses lambat dan tidak efisien

  • Risiko kehilangan dan kerusakan data tinggi

  • Sulit untuk analisis dan pelaporan

Kelebihan Rekam Medis Elektronik

  • Proses pelayanan lebih cepat dan akurat

  • Mendukung pengambilan keputusan klinis

  • Memudahkan pelaporan dan analisis data

  • Mendukung regulasi dan standar digitalisasi kesehatan

Kekurangan Rekam Medis Elektronik

  • Membutuhkan investasi awal sistem dan pelatihan

  • Bergantung pada jaringan dan infrastruktur IT

Kesimpulan
Perbedaan utama antara rekam medis manual dan rekam medis elektronik terletak pada
cara pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data pasien. Rekam medis elektronik menawarkan efisiensi, keamanan, dan integrasi yang jauh lebih baik dibandingkan sistem manual. Oleh karena itu, penerapan rekam medis elektronik menjadi langkah strategis bagi rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung transformasi digital di bidang kesehatan.
Jika rumah sakit ingin memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan terintegrasi, maka rekam medis elektronik adalah solusi yang tepat untuk masa depan layanan kesehatan.